You are currently browsing the category archive for the ‘peristiwa’ category.

Busyet deh, sepak bola ada menang TKO segala. Ya, itu mungkin cuma ada di Indonesia saja. Kurang pasti apakah karena karena kurang kerjaan ataukah memang tradisi sepak bola Indonesia, katanya Indonesia menang setelah Libya mengundurkan diri karena pelatih Libya dipukul. Edan, dan saya melongo menonton berita itu di televisi.

Setelah sebelumnya ketinggalan 0 – 1, ada aksi pemukulan wasit, Tim Libya ogah main lagi alias WO, akhirnya menang . Hip hip hurray………. gelar di Piala Kemerdekaan untuk pertama kalinya bagi Tim Indonesia , menang TKO.

Turnamen bertaraf Internasional seperti ini diwarnai insiden yang di arena sepak bola antar kampungpun jarang ditemui, yaitu pemukulan pelatih tim lawan.

Sebaiknya kalau nanti ada turnamen serupa, Indonesia jadi penonton saja deh, malu, benar benar memalukan.

Baru bisa nulis sekarang *kalo saya selalu menunggu biar ada koneksi untuk posting*, beberapa rekan mungkin ada yang langsung posting sekembali dari acara tersebut, saya sih tidak sempat, berhubung sekembali dari menghadiri launching BBC, ternyata si sulung demam dan jam 3 pagi baru bisa turun dan lelap tidur. Sekali lagi selamat buat komunitas blogger Bali yang kemaren meluncurkan secara resmi, BBC ( Bali Blogger Community ) di Popo Danes Art Veranda.

Secara umum acaranya keren, santai dan serious, pesertanya dari beragam profesi, dari jurnalis,pakar IT, pengusaha, ibu rumah tangga, mahasisswa, dokter, PNS hingga anggota Polri, keren deh BBC Bali ‘ pul color’. Saya sendiri juga baru di BBC , jadi senang banget ketemu rekan rekan, meski secara umum, semua agak ‘akward’ kopi darat pertama kali, apalagi saya hehehe.

Bagi saya acara launching BBC kemaren yang membuat saya bertemu kembali dengan teman se almamater saya di trisma dulu, si ‘chimenk’, Samsul yang dari dulu masih saja tetap saja ‘mungil’, ternyata, pendekar sakerah dari bali timur ini menekuni kartun lewat situs cartoonesia.com nya, selamat buat lo sul.

Sekali lagi salut buat panitia, dan selamat buat para blogger Bali, kapan kapan ngumpul lagi ya dan ada ‘be gerang dan plecingnya’ *lapar selalu*

‘Konden tawange wa’, (belum diketahui pasti,paman), jawab saya, ketika paman saya menanyakan perihal adanya berita ledakan keras di sebuah garasi perusahaan travel di Denpasar.

Ada yang tahu pasti ?

Sebenarnya tulisan ini hendak ditulis hari Mingguu lalu ketika pertama kali terdengar khabar berpulangnya mantan presiden RI ke dua; Pak Harto. Waktu itu baru saja habis nyuci ketika anak saya yang biasanya nyanggongi seri ‘Bolang dan ‘ Laptop si Unyil’ memberi khabar kalau pak Harto sudah meninggal, mungkin dia merasa terganggu “koq semua siaran TV ada siaran Pak Harto ?”. Namun hari itu saya benar benar terisolasi dari Internet, jadi urung mempostingnya, maklum lah.

Sang Jendral sudah berpulang, saya turut berduka cita. Sang Jendral yang pernah berhasil membawa negeri ini berswasembada pangan di tahun 80-an, sang jendral yang bercita cita membawa bangsa ini tinggal landas dalam pembangunan melalui berbagai tahapan ‘repelita’ dalam “Kabinet Pembangunan” nya itu.Sang Jendral yang namanya selalu tertanam di otak saya sejak SD sampai SMA sebagai Presiden Indonesia.

Sang Jendral yang tak lepas dari kontroversi kepemimpinannya selama 32 tahun tersebut akhirnya harus menghadap ‘Sang Asal dari Segalanya’, meninggalkan kasus hukum dan berbagai persoalan pelik yang mewarnai perjalanan Sang Jendral menjadi seorang pemimpin negara besar. Sang Jendral memang penuh kharisma, doa dan kritik mewarnai perjalanan akhirnya ke liang lahat. Berita sampai hari ini pun masih didominasi oleh berpulangnya Sang Jendral, dari kilas balik hingga otobiografi, dari jasa -jasa hingga dosa-dosa, dari nasehat dan imbauan hingga harapan-harapan.

Istirahatlah wahai Sang Jendral,

Om Swastiastu

Pajeng Kuning

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
23 Januari 2008 – 2 Februari 2008

Om Shanti Shanti Shanti Om

Rusuh lagi, rusuh lagi. Si komo lewat sambil nyanyi. Liga sepakbola sekali lagi diwarnai oleh gelora fanatisme pendukung suatu tim. ‘Ah itu khan biasa’, kata teman saya. Justru itu biasa berkwadrat kwadrat menjadi luar biasa khan ?.

Siapa yang nonton Persiwa vs Arema kemaren ?, bisa komentar gak ? hehehehe. Dengan harapan dapet nonton pertandingan yang berkwalitas, yang katanya pengamanannya sampai berlipat lipat untuk antisipai, eh kebagian juga itu pembantu wasit kena bogem salah satu Aremania. Jadi yang saya tonton kemaren adalah dukungan supporter yang berkwalitas hehehe. Terus terang saja, salah satu alasan saya terus kalah rebutan channel tipi sama istri ya karena saya di argue sama istri , ‘sepak bola macam gitu di tonton’, mending nonton madam Ivan Gunawan, lebih mending dengerin ocehan tak karuan para presenter dan komentator itu katanya, beuhh ……

Hmm, ini kah sebuah seri kebobrokan liga sepak bola negeri tercinta ?, weeeewwww, kalo iya tak akan pernah maju sepak bola kita. Pandangan seorang Aremania ini mungkin bisa membuka beberapa rahasia aji-ajian liga sepak bola indonesia.

Kalo suka bakar bakaran kaya gini, mending pake bola dari sabut kelapa isi minyak tanah trus dibakar, kaya iklan ExtraJoss versi Christian Ronaldo itu, trus pake nama Fire League  alias Liga bakar bakaran .

Liga Indonesia ?? ughh.. speechless

Merdeka ,

Sekarang khan lagi marak tentang temuan Lagu Indonesia Raya lengkap yang katanya ditemukan oleh pakar telematika kita Roy Suryo itu. Saya jadi heran sendiri, jadi sekalian saya posting post ini , yang sebenarnya saya set agar di posting otomatis tangal 17 Agustus nanti. Posting lagu ini saya buat tanggal 16 April 2007 lalu ( jelas tanpa ada embel embel tentang heboh lagu Indonesia Raya ini ), berhubung sejak jumat lalu saya tidak ada koneksi internet sekarang saja baru saya bisa posting, padahal sejak berita heboh (katanya) ini ada , tangan ini sudah gatal saja ingin mempostingnya.

Sebagai informasi, lagu Indonesia Raya ini saya rekam dari video yang saya dapat di youtube menggunakan Audacity. File di Youtube sendiri di posting tertanggal 19 Desember 2006. Jadi saya hanya bingung saja, kenapa baru sekarang hal ini menjadi gembar gembor, bahkan pagi ini radio Australia siaran Bahasa Indonesia pun memberitakan hal yang sama. Terlepas dari apakah pakar kita itu melakukan riset dan pencarian sampai ke Belanda atau tidak, namun file Youtube sudah ada sejak Desember 2006. Jadi apa betul ini merupakan temuan baru ? ataukah penemuan terhadap penemuan orang lain ?, entahlah. Terlalu banyak sensasi di negeri ini.

Berikut video nya :

Dan berikut lagunya saja yang saya rekam :

Merdeka !!! Dirgahayu Indonesiaku ….

NB: Seperti biasa, Baru buka RSS reader saya, di Blogosfer Indonesia berita Om Roy kita ini lagi hangat hangatnya, salah satunya yang cukup memberikan gambaran adalah posting oleh Om Eko Juniarto ini. Hihi temuan baru, yang bukan baru ..

Update: Sandynata mengupas beberapa blog yang membahas tentang topik ini

Maaf, postingan saya sekarang tentang Piala Asia lagi, maklum lagi rindu dengan kiprah sepak bola Indonesia di dunia Internasional.

Meski kalah 2-1 dari Arab Saudi, sebagaimana SBY bangga atas penampilan anak anak Merah Putih, saya pun turut bangga, mereka bermain ngotot. Sebuah hal yang harus dilakukan jika menghadapi tim tim yang beberapa tingkat di atas kita. Lupakan saja peran seorang Badwawi yang suka mengumbar kartu kuning, fokuskan pada strategi menghadapi Korea Selatan.

Nah, di Grup D persaingan semakin ketat, kemarin Korea Selatan secara mengejutkan di libas Bahrain 2-1, menjadikan prediksi tim tim mana saja yang akan maju ke babak berikutnya menjadi semakin menarik. Korea Selatan sementara menjadi juru kunci di klasemen sementara Grup D.

Tanggal 18 Juli ini, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan, Ayo kita bisa !!

Black Out

Lucu dan memalukan, itulah kesan saya ketika menonton pertandingan Piala Asia, kemarin malam ketika Korea Selatan bertanding melawan Arab Saudi.

Bagaimana tidak, ketika permainan lagi seru serunya setelah Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan, dan saya waktu itu berharap pertandingan akan lebih menarik karena pastilah Korea Selatan akan lebih giat melakukan serangan guna meraih kemenangan, eh tiba tiba sebagian lampu stadion mati. Bah.

SekJen PSSI Pak Nugraha Besoes diberitakan menyatakan bahwa peristiwa mati lampu tersebut adalah Force Majeure. Duh, pak, hal ini adalah kesiapan dasar yang mesti disiapkan jauh jauh hari. Maskipun aturan dunia internasional yang mengamini kalau ada peristiwa mati lampu dan ada prosedur standar penanganannya, namun mengingat ini adalah even internasional, apakah antisipasi yang lebih dari biasanya tidak ada ?. Ayolah.

Masa sih, generator mesti memakan waktu 15 menitan untuk mengcover ? tidak ada relay otomatisnya ?, apa masih pake engkol ? *hehe*. Terlepas dari segala persiapan yang telah dilakukan, tetap saja ini menjadi catatan tersendiri bagi PSSI dalam menggelar even-even internasional selanjutnya. Yang dipertaruhkan adalah bangsa ini. Dan yang membikin saya tersenyum adalah, lampu mati terjadi setelah sebelumnya ketika pada saat jeda pertandingan antara Korea Selatan dan Arab Saudi, Pak Nurdin Halid dan Pak Nugraha Besoes menerima penghargaan dari AFC atas dedikasinya di dunia sepak bola. Emang tidak ada hubungannya, tapi ya itu tadi, lucu.

Okelah mati lampu sekali, yang penting sabtu ini Indonesia bisa menang lawan Arab Saudi. Bisa ?, harus. Bravo Sepak Bola Indonesia. Cuman, menangnya jangan dengan mematikan lampu ya ? *hehe*

Image taken from wap

  1. Desember 2006 : KM Senopati Nusantara tenggelam di perairan Mandalika
  2. Januari 2007 : Pesawat Adam Air KI-547 hilang di laut Sulawesi dan penyebabnya belum pasti hingga sekarang
  3. Februari 2007 : KM Levina 1, terbakar di tengah laut dan akhirnya tenggelam ketika di periksa
  4. Maret 2007 : Garuda G-200 PK-GZC terbakar setelah mendarat di Yogyakarta

Semoga bulan bulan kedepan, tidak ada lagi.