Black Out

Lucu dan memalukan, itulah kesan saya ketika menonton pertandingan Piala Asia, kemarin malam ketika Korea Selatan bertanding melawan Arab Saudi.

Bagaimana tidak, ketika permainan lagi seru serunya setelah Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan, dan saya waktu itu berharap pertandingan akan lebih menarik karena pastilah Korea Selatan akan lebih giat melakukan serangan guna meraih kemenangan, eh tiba tiba sebagian lampu stadion mati. Bah.

SekJen PSSI Pak Nugraha Besoes diberitakan menyatakan bahwa peristiwa mati lampu tersebut adalah Force Majeure. Duh, pak, hal ini adalah kesiapan dasar yang mesti disiapkan jauh jauh hari. Maskipun aturan dunia internasional yang mengamini kalau ada peristiwa mati lampu dan ada prosedur standar penanganannya, namun mengingat ini adalah even internasional, apakah antisipasi yang lebih dari biasanya tidak ada ?. Ayolah.

Masa sih, generator mesti memakan waktu 15 menitan untuk mengcover ? tidak ada relay otomatisnya ?, apa masih pake engkol ? *hehe*. Terlepas dari segala persiapan yang telah dilakukan, tetap saja ini menjadi catatan tersendiri bagi PSSI dalam menggelar even-even internasional selanjutnya. Yang dipertaruhkan adalah bangsa ini. Dan yang membikin saya tersenyum adalah, lampu mati terjadi setelah sebelumnya ketika pada saat jeda pertandingan antara Korea Selatan dan Arab Saudi, Pak Nurdin Halid dan Pak Nugraha Besoes menerima penghargaan dari AFC atas dedikasinya di dunia sepak bola. Emang tidak ada hubungannya, tapi ya itu tadi, lucu.

Okelah mati lampu sekali, yang penting sabtu ini Indonesia bisa menang lawan Arab Saudi. Bisa ?, harus. Bravo Sepak Bola Indonesia. Cuman, menangnya jangan dengan mematikan lampu ya ? *hehe*

Image taken from wap