Para wakil rakyat di DPR-RI  khabarnya masing masing dapat jatah laptop satu satu, tak tanggung tangung, 21 jeti jek. Glek, keren deh, merk apaan tuh ya ?, apa yang dibawah 10 jutaan tidak cukup ?. Rakyat kebanjiran, beras mahal, petani gerah karena gabah harganya murah, Sidoarjo ditelan banjir, wakil rakyat malah bagi bagi jatah. Kalo bukan rapelan yang akhirnya banyak dikembalikan secara kredit, sekarang laptop 21 jutaan. Bener seperti komentar dari pemirsa televisi yang saya lihat, wakil rakyat ibaratnta dagelan. Apa yang dibagi itu sudah termasuk sistem operasi sama aplikasi nya tidak ya ?. Ya syukur kalo pakenya yang ndak mesti beli seperti Linux + Openoffice, kalo makenya Ms Windows + Ms Office ? Hitung deh pendapatan Microsoft.

Khan trend nya, nantinya muncul biaya lain lain, hehehe. Perawatan lah, pengadaan perangkat lunak, dll. Oh iya saya jadi penasaran, apa semua anggota DPR-RI bisa megoperasikan komputer ?. Meskipun nantinya laptop yang dibagikan itu adalah bukan untuk anggota DPR itu sendiri, namun untuk staf ahli nya masing masing. Tanpa hendak berburuk sangka, coba deh kita nantikan kinerja para wakil rakyat ini, berapa persen kah efektifitas kinerja mereka akan meningkat , berapa banyak permasalahan rakyat yang terselesaikan  ?, atau kita nantikan berapa banyak wakil rakyat yang nantinya ngeblog  ?? .. hehehe.

Oh ya jangan lupa, sudah menjadi tren juga, biasanya daerah akan melakukan hal hal yang sama alias ikut ikutan.
Okeh segitu dulu, tentang Laptop DPR,  “Kembali ke Laptop !” …….

UPDATE: 27/03/2007, Menurut Ketua DPR, pengadaan laptop DPR batal .. horeeee !!!.