Peranan komentar ( bukan komentar spam ) harus diakui selama ini dianggap sebagai ukuran bagaimana sebuah blog itu telah menarik pegunjung. Blogger baru yang mendapati blognya tidak dapat komentar, barangkali kecewa. Itu karena motivasi mereka untuk dikenal di dunia blog. Kalau dianalogikan seperti anak sekolahan disekolah baru yang mencoba bersosialisasi namun mendapat tanggapan dingin. Dia kecewa karena motivasinya kesana mungkin untuk mencari teman belaka, bukan untuk sekolah. Namun bagaimanapun juga komentar tetap bak suplemen yang membuat para blogger baru untuk lebih banyak menulis di blog. Terlepas dari apa yang memotivasi mereka menulis blog, komentar menjadi hal yang memotivasi untuk lebih banyak menulis. Bagaimana bisa belajar kalau suasana lingkungan belajar tidak kondusif.

Budaya silahturahmi agaknya memang solusi bagus untuk menghormati tulisan seseorang. Tentu saja jangan memaksa berkomentar kalau memang tidak ingin dan tidak ada yang perlu dikomentari, dan jangan mengharap untuk dikomentari, para seleb blog juga manusia. Tetaplah menulis, itu yang pasti. Seperti mendaki gunung, terus mendaki, melangkah terus meski sedikit, karena begitu anda berhenti itu bisa membuat sugesti untuk kelelahan, capek dan akhirnya berhenti total.

Jangan hiraukan pengkotak-kotakan, apakah termasuk blog jablai™ ( gratisan, sepi komentar, norak ), ataukah blog seleb ( domain sendiri, banyak komentar, css dan xhtml yang apik ), sah sah saja mengidolakan seorang atau lebih para seleb blog. Semua terserah anda. Yang jelas, kalau ingin dapat traffic bagus, Write stuff that people want to read and share !!. Semua usaha perlu pengorbanan, itu saja yang perlu diingat. Blogwalking perlu waktu, menulis perlu tenaga. Tidak usah minder karena memakai gratisan, banyak blog gratisan yang bermutu. Kalau anda belum bisa memanage sebuah domain kenapa repot-repot, nanti malah repot sendiri. Kasihan, capek capek keluar duit sudah register domain dan sewa hosting malah mandeg.

Saya sendiri bukan orang baru dalam hal blog, sejak lima tahun lalu saya membuka halaman di blogger.com, motivasi saya waktu itu adalah sekedar menuliskan kegiatan saya sehari hari, sambil belajar pula. Sekian lama mengenal blog, tetap saja saya bukan blogger yang baik, saya tidak bisa menulis yang membuat orang tertarik untuk membacanya, saya belum belajar apa itu piramida terbalik dan sejenisnya, yang penting saya menulis. Makanya tulisan saya kebanyakan menceritakan kegiatan kegiatan dan lingkungan sekitar saya yang cenderung narsis, sangat jarang saya bisa untuk menulis mengenai persoalan persoalan sosial yang perlu dicermati dan dikritisi. Itu perlu waktu dan tenaga. Sebelumnya saya tidak mengharpakan akan ada yang berkomentar, entah dikunjungi atau tidak. Dulu waktu jamannya free2surf.com, pernah juga membuat blog disana, namun free2surf.com tidak berumur panjang. Blog pun membuat saya tertarik untuk menggunakannya untuk semacam log-book di kantor, akhirnya saya buat work-log dengan basis Greymatter di webserver intranet kantor. Blog bisa membuat saya tersenyum-senyum ketika saya mencoba membacanya di kemudian hari, misal 3 atau 5 tahun lagi. Jadi menulislah untuk diri anda sendiri, seandainyapun tulisan anda nantinya menarik banyak orang, bersyukurlah.

Jadi tetaplah menulis, tetaplah berkomentar , maju terus .. Biar Jablai, tetap saja dibelai-belai … selamat Hari Ibu , nggak nyambung ya🙂

Komentar ngak komentar, tetap ngeblog