Begini, kocap kacarita …. ada si B yang mendapat perintah dan informasi yang meyakinkan dari si A bahwa si C ini adalah orang yang mumpuni dan mampu membantu memecahkan masalah si D. Si A adalah atasan dan Si B, yang mana si B adalah atasan si D, si C adalah orang luar kenalan si A. Sementara si D mendapat informasi dari beberapa orang yang pernah di “bantu” oleh si C, bahwa si C ini adalah orang tidak ada apa apanya, bukannya memecahkan masalah , namun akan menimbulkan masalah.

Masalahnya adalah si D teman saya ini ingin tahu bagaimana caranya meyakinkan si B, atasannya itu, bahwa si C itu tidak bisa diandalkan ( referensi pihak pihak yang dirugikan ). Si C ini koneksinya adalah para atasan si B. Si B ini lebih mendengar pendapat si A ( terang aja karena atasannya ), sedang si A maupun si B sendiri sebenarnya kurang tahu tingkat kemampuan si C ini ( bisa jadi hasil jualan kecap nya si C yang meyakinkan ).

Si D bertanya kepada saya bagaimana caranya menyakinkan si B, bahwa si D tidak perlu bantuan si C ?, karena si D tidak mau buang buang waktu untuk ‘bullshitting’ dengan si C ini.

Salah satu cara yang saya sarankan adalah, si D harus menjajal kemampuan si C dihadapan si B. Ada cara lainnya ?

Bingung ? mikirin cara atau bingung ceritanya ? ..

Viva Jerman !!!