Keseharian suasana bekerja saya tak lepas dari komputer komputer tua. Ya betul, di ruang kerja saya ada dua buah komputer ( tepatnya 1 PC dan 1 Notebook). Kedua komputer inilah yang selalu menemani saya memecahkan segala masalah di kantor. PC saya adalah sebuah Pentium II dengan sistem operasi GNU/Linux Debian Woody, dan satu lagi IBM ThinkPad 570 dengan sistem operasi Microsoft Windows 98, asli bawaan dari sana-nya. Si PC saya gunakan sebagai workstation saya dan berguna sebagai multi fungsi, dari ngetik sampai system administration. Si PC sudah beberapa kali mengalami kerusakan hardisk, tepatnya ganti hardisk sekali dan kerusakan hardisk sehingga musti pindah partisi sudah dua kali. Sekitar setahun lalu dilengkapi CD-Writer dan sekitar 3 minggu lalu CD Drive aslinya mati dan perlu di ganti. Si PC sudah sejak 1 tahun lalu saya tambahkan Fan tambahan untuk menjaga temperatur yang disebabkan penambahan harddisk tambahan. Si ThinkPad adalah sebuah laptop lama ( kira kira kantor belinya tahun 1998, waktu itu belinya di Singapura, dan seingat saya harganya waktu itu setara dengan harga sebuah Suzuki Katana second-hand jaman itu ), tetapi masih lumayan kuat, dengan kapasitas hardisk 4 GB. Sekarang sudah tanpa CD-Drive lagi, karena rusak. Hardisk space tinggal 150 megaan, dan hanya dilengkapi tool tool diagnostic.

IBM TP 570

Kenapa komputer tua ?. Iya, kalau dilihat dari sejarahnya, komputer komputer itu adalah hasil oprekan saya terhadap komputer komputer lama dari departemen lain. Karena departemen itu sudah beli komputer baru dan saya alihkan untuk saya pakai bekerja. Misalnya si ThinkPad adalah hibah dari department lain yang karena si ThinkpAd sudah terlalu uzur dan katanya tidak stylish lagi (dan sudah rusak beberapa pirantinya ).

Kenapa saya tidak minta komputer baru ?. Karena saya mengutamakan kenyamanan user .. *Halahh*. Karena department saya adalah department bengkel komputer ..hihihi. Yah, sebenarnya sih kebutuhan saya masih terasa terpenuhi dengan komputer komputer lama ini. Saya percaya, meski komputer lama, kalau mendayagunakannya dengan baik, pasti tetap bisa berguna. Meski perlu saya akui, untuk pekerjaan yang gak bisa saya kerjakan di komuter komputer tua saya ini, saya nomad dari department satu ke department lainnya, berbekal previledge seorang admin .. hihihi.

Ada rencana beli komputer baru ?. Ada .. sebenarnya seharusnya terealisasi sekitar November 2005 lalu, namun karena tragedi bom Jimbaran, jadi tertunda. Iyah.. efek bom ternyata sebegitu parah bagi saya. Saya tidak tahu apakah ada departement lain yang mau hibah komputer lagi ? .. hehehehe, semoga saja ada .. minimal Pentium IV dengan RAM yang lumayan .. cukuplah.